Senin, 29 Februari 2016

Nyobain Teri No Teba, Menu Khas Oto Bento dari Daging Giling



Hello readers! :-) Tanggal 29 Februari nih. Besok udah 1 Maret aja, udah mau gajian lagi. Itu tandanya udah mau kulineran lagi hihihi. Di tanggal 29 Februari yang datangnya 4 tahun sekali ini, saya pingin mengabadikannya dengan memposting sesuatu di internet. Ngebahas kuliner lagi aja ah! Kali ini saya mau ngomongin makanan Jepang. Hmm beberapa menu yang terkenal kan sejenis ramen, nasi teriyaki, sushi dan bento.



Kuliner ala Jepang kian populer aja nih di Indonesia. Awalnya saya belum familiar sama nama Oto Bento ini, sempat terlintas di pikiran saya...apa sodaraan sama H**ben? Hohoho...setelah disimak ternyata paket yang ditawarkan sedikit ada kesamaan jenis. Sama-sama makanan bento. Walaupun labelnya kuliner khas Jepang, tapi pendiri Oto Bento ini orang lokal Indonesia. Awalnya hanya kuliner tenda yang kian digemari dan merambah ke berbagai kota.


Dari segi harga emang terjangkau! Menu yang kami pesan adalah paket bento 1, (22000 IDR) Isinya nasi putih, salad, 2 potong shrimp roll yaitu udang gulung telur, 1 tori no teba yaitu sayap ayam tanpa tulang dan berisi daging ayam cincang hmmm renyah n gurih rasanya. Kenyang lagi. 
paket bento
  
Cabang Oto Bento yang kami sambangi adalah Oto Bento di Cibinong Square.

 Kami juga memesan menu :

1 porsi irrito 2 (16k) , terdiri dari 1 shrimp roll, 3 egg chicken roll, nasi, salad
1 porsi irrito 3 (14,5k) , berisi 1 shrip roll, 1 Egg Chicken Roll, 1 Spicy Chicken, Nasi, Salad.
paket irrito 3
Paket irrito emang  irit ya. Haha, setidaknya untuk urukan restoran bento ala Jepang.
Minuman yang kami pesan Nestle Lemon Ice ( @7k) Harga belum termasuk pajak 10%. Dari segi rasa cukup memuaskan. Nasinya lunak dari beras biasa, bukan semacam beras ketan. Saladnya dari potongan wortel, kubis dan mayonaise ala bento-bento pada umumnya. Saladnya juga cukup enak...hanya aja mayonnaise nya kurang. Suasana restoran ngga ramai meskipun malam minggu. Hal ini mungkin dipengaruhi karena pengunjung Cibinong Square juga ngga ramai.



Diantara menu bento yang kami pesan, yang paling unik di lidah saya adalah Teri No Teba yang terdapat dalam paket bento 1. Teri No Teba ini dibuat dengan melepaskan tulang pada bagian daging sayap ayam. Setelah itu daging ayam digiling. Nah, daging giling kemudian dicampur dengan aneka bumbu rempah lalu dimasukkan ke dalam kulit sayap ayam. Supaya daging gilingnya tetap padat dan ngga hancur saat digoreng, maka Teri No Teba dibekuin dulu selama 6 jam. Baru deh digoreng sekitar 12 menit.



Dengan harga lebih hemat dibandingin ama H**ben, makan di Oto Bento udah memuaskan lidah dan perut.  Oto Bento juga buka peluang franchise. Wahwah....ngomongin bisnis kuliner emang ngga ada matinya deh. Semakin famous n larisnya aneka makanan Jepang di Indonesia membuat pengusaha kuliner lokal tertarik terjun mengembangkan usaha kuliner ini. Ngga salah kalo bisnis kuliner adalah salah satu bisnis dengan ‘ladang basah’. Harga yang bersaing, adanya diskon pada timing tertentu, pemilihan bahan baku yang tepat, tempat yang cocok, sasaran yang dituju dan rasa menu yang memuaskan menjadi beberapa faktor penting yang turut menunjang keberhasilan bisnis kuliner. Misalnya aja Teri No Teba yang saya cobain di Oto Bento, terasa lembut olahan dagingnya.

Untuk bisa menghasilkan kombinasi masakan yang pas di lidah, pemilihan bahan baku daging yang berkualitas dan pengolahan yang bagus merupakan hal yang penting.  Misalnya menggunakan meat grinder (penggiling daging) berkualitas. Contohnya adalah mesin produksi penggiling daging seperti buatan Talsa. Talsa merupakan perusahaan Spanyol produsen mesin pengolahan daging untuk skala kecil hingga menengah dengan kualitas terjamin. Meat grinder ini cocok untuk pabrik-pabrik penyedia bahan baku makanan (daging giling) dengan kapasitas produksi terbatas. 
 
Meat Grinder produksi Talsa
Terbukti lho, bahan yang berkualitas dan dihasilkan dari mesin berkualitas akan menghasilkan masakan dengan rasa juara. Seperti menu bento di Oto Bento. Dagingnya yang lembut, rasa yang menggugah selera dan harga menu sesuai kantong bikin saya ngga kecewa untuk makan di Oto Bento lagi.

Oto Bento
Cibinong Square, Lantai 2
Jalan Raya Jakarta-Bogor
Cibinong, Bogor

3 komentar:

  1. makjleb, jauh yaaa.... pasti ini wilayah kekuasaan penulisnya nih :)
    sepintas liat dari foto, mirip2 Hoka2 Bento ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jauh klo dari rumah mbak ria haha

      Hapus
  2. ngebayangin daging giling kok jadi teringat patty ya hahaha

    BalasHapus

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.