Selasa, 06 Desember 2016

Cahayamu



Pendarmu merona
Pesonamu merekah
Hadirmu tak menyilaukan mataku,
Melainkan menenangkan
Membuat terang separuh hati yang gelap
.
Lalu aku tersenyum simpul
saat namaku terdengar merdu kausebut dari bibir manismu
Dan di tiap tegukan cokelat hangat dari cangkirku
Hanya menggema satu nama, namamu
Hangatmu kurasakan sesederhana itu, sayang
Karena kamulah, cahaya yang kutunggu

*anggap saja puisi wekekeke akan kuberikan pada kekasih halalku kelak*


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.