Rabu, 23 Januari 2019

Bagaimana Cara Mengukur Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor yang Paling Akurat?

Sebagai skuter matik dengan teknologi terbaru, Motor Yamaha Freego dilengkapi berbagai spesifikasi mutakhir dari produsennya. Skuter matik ini memiliki mesin 125 cc dengan sistem pengaturan bahan bakar injeksi terbaru milik Yamaha yang dinamai Blue Core. Sistem ini membuat pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien. Selain itu, skuter matik ini dilengkapi fitur SSS (stop and start system) yang akan menambah tingkat efisiensi bahan bakar.

Yamaha Freego juga dilengkapi dengan MID (multi information display) yang berisi informasi seputar sepeda motor termasuk informasi konsumsi bahan bakar. Anda akan dapat mengetahui konsumsi bahan bakar yang Anda habiskan dalam jarak tertentu. Anda juga bisa memilih mode berkendara berdasarkan karakter berkendara anda.

Jika Anda penasaran dengan akurasi informasi konsumsi bahan bakar yang tertera di layar MID, bisa juga melakukan tes manual. Berikut ini ada beberapa metode pengukuran yang dapat anda lakukan ;

  • Metode Full to Full 

Metode ini adalah yang paling umum digunakan untuk menghitung konsumsi bahan bakar . Pada pengujian full to full, tangki kendaraan diisi penuh BBM sampai batas yang sudah ditAndai sebagai patokan. Setelah digunakan dalam jarak tertentu, tangki kendaraan diisi lagi dengan BBM sampai batas yang sama saat diisi pertama. Volume BBM tambahan itu berarti konsumsi selama perjalanan. Jika hasil itu dibagi jarak tempuh, maka didapat angka sekian kilometer per liter (kpl).

Yamaha Freego pernah diuji dengan metode ini. Pada pengujian pertama, fitur SSS tidak diaktifkan alias motor bekerja layaknya skutik biasa. Setelah menempuh jarak 116,8 kilometer dan diisi bensin kembali, dibutuhkan bensin sejumlah 2,898 liter untuk mencapai titik semula. Kalau dikalkulasi, maka konsumsinya menjadi 40,303 kilometer per liter. Pengujian kedua, fitur SSS diaktifkan dan angka konsumsi BBM rata rata menjadi 44,8 kilometer. Berdasarkan perbedaan tersebut, secara teoritis pemanfaatan Stop and Start System (SSS) dapat menghemat konsumsi BBM hingga 10 persen. 

 
  • Habiskan 1 Liter Bensin Sampai Mesin Mati 

Selain menggunakan metode full to full, ada lagi cara menguji konsumsi bahan bakar sepeda motor dengan cara menghabiskan satu liter bensin sampai mesin mati. Caranya dengan mengosongkan tangki bahan bakar. Tangki yang sudah dikosongkan kemudian diisi bensin sebanyak 1 liter lalu dijalankan sampai mesin mogok karena kehabisan bensin. Sama seperti menggunakan botol, jaraknya sudah pasti menjadi catatan konsumsi bahan bakar per liternya.

Metode ini cukup mudah namun juga memiliki kekurangan yaitu sedikit sulit menentukan kondisi tangki sudah benar-benar kosong. Karena umumnya bagian dasar tangki tidak datar tapi memiliki tekstur sesuai dengan desainnya masing-masing. Kesulitan lain, untuk mempermudah penghitungan kita juga harus mereset trip meter dari angka nol untuk mempermudah penghitungan terhadap konsumsi bahan bakar.

  • Metode Full to Full dengan Satuan Massa

Pengujian efisiensi bahan bakar kendaraan akan lebih akurat jika memakai satuan massa misalnya kilogram (kg) daripada menggunakan liter.

Caranya, sepeda motor cukup kita isi BBM yang beratnya 1 kg. Setelah selesai dipakai, kemudian dikuras dan ditimbang lagi sisanya. Jika ditimbang, ukuran tidak berubah karena faktor pemuaian atau penciutan. Seperti kita ketahui, volume BBM di dalam tangki kendaraan akan bertambah karena kenaikan suhu atau berkurang ketika terpapar udara. Hal ini yang bisa mengurangi akurasi hasil efisiensi.

Walau lebih akurat, bukan berarti metode ini tidak ada kendala. Hasil akhir dalam kg per km tidak begitu akrab dengan masyarakat. Hal ini membutuhkan usaha lebih untuk mengkonversikannya dalam bentuk satuan km per liter.

Dengan menjalankan salah satu, beberapa atau semua metode pengujian BBM secara manual di atas, Anda akan dapat mengetahui secara pasti konsumsi bahan bakar Yamaha Freego. Untuk lebih praktis dengan demikian anda juga dapat mengkoreksi cara berkendara anda agar lebih hemat BBM. 

sumber gambar : www.yamaha-motor.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.