Sabtu, 22 Juni 2019

Bulan Madu Ke Yogyakarta




Mudik ke kampung halaman sambil berlibur atau honeymoon sama suami? Bisa dong. Sebagai pasangan yang terhitung baru menikah, liburan tak sekedar buang-buang uang. Mumpung masih berdua, perjalanan bersama pasangan juga bisa menjadi media untuk memelihara cinta dan menghargai makna kebersamaan. Bayangkan jika sepasang suami istri hanya sibuk bekerja dan berkutat dengan urusan kantor belaka. Tidak pernah menyempatkan waktu untuk jalan-jalan bahkan mudik karena jadwal pekerjaan yang ketat, seperti sayur tanpa garam. Kalau saya, lebih suka mengukir cerita lewat pemandangan pantai yang dinikmati bersama. Atau lewat hamparan sawah yang dilewati saat mudik berdua. Kenangan lebih melekat tidak hanya di kepala, melainkan di hati. Berbeda dengan isi dompet yang seketika menipis bila dibawa shopping ke mall, tanpa menyisakan kenangan apa-apa kecuali barang belanjaan.


Yogyakarta, kampung halaman saya adalah salah satu jalan pulang untuk rindu. Pergi ke sana mudah sekali karena banyak pilihan transportasi umum. Daripada hanya memanfaatkan paket data untuk berinstagram ria, mendingan kami pesan tiket kereta api sekalian ke sana lewat aplikasi traveloka.com. Sedikit nostalgia saat saya kecil, saya asing dengan kereta api karena saat itu saya tinggal di Lombok. Di sana, belum terjangkau oleh rel kereta api. Pertama kali naik kereta api saat perjalanan silaturahmi dari Yogyakarta ke Cirebon. Saya pernah melakukan perjalanan darat dengan bus umum dan kereta api saat mudik lebaran. Bedanya? Perjalanan dengan bus umum bisa dua kali lipat lebih lama dibandingkan naik kereta api. Apalagi saat ini kemajuan kereta api sudah jauh lebih baik. Tiket pesawat juga mudah didapat.
kereta ekonomi pemium
 Kota gudeg ini menjadi pilihan saya dan suami untuk berlibur setelah hari pernikahan kami akhir November 2017 lalu. Dari Cilacap (tempat tinggal orang tua saya), kami naik kereta api ekonomi premium ke Jogja. Baru pada saat balik ke Jakarta naik pesawat dari Jogja.  Lalu lintas di kota ini makin padat aja. Padahal kami ke sana bukan saat musim liburan. Sayangnya, cuaca nggak mendukung buat jalan-jalan karena saat itu tiap hari hujan. Paling main ke umbul ponggok Klaten dan seputaran Kota Jogja aja. Selebihnya menghabiskan beberapa hari di sana untuk nonton bioskop, nge-mall, ke Malioboro, nyari kuliner.  Jelas mainstream alias udah menjadi hal yang biasa. Kurang menantang karena kendala cuaca yang nggak bersahabat saat itu. Tapi tak apalah, itu tandanya lain waktu kami harus ke Jogja lagi. Mudah-mudahan situasi dan kondisinya tepat agar banyak tempat yang bisa dijelajahi bersama. Apalagi, banyak wisata alam yang dikelola lebih baik oleh pemerintah setempat dan nge-hits akhir-akhir ini.
 
Sebenarnya ada cara lebih ringkas lagi buat honeymoon ke Jogja. Barangkali bisa dijadikan acuan bagi pembaca yang calon manten untuk merencanakan bulan madu. Di traveloka.com , kita bisa pesan Paket Honeymoon Jogja. Info lebih lengkap klik di sini.  Nggak perlu khawatir dengan budget terbatas namun ingin berbulan madu. Apalagi biaya hidup selama beberapa hari di Jogja tidaklah tinggi. Tiket pesawat sekaligus penginapan bisa dipesan sekaligus melalui paket ini agar anda mendapatkan potongan harga lebih murah. Maskapai, pilihan jam penerbangan, pilihan penginapan tinggal disesuaikan dengan keadaan dan budjet yang tersedia. Perencanaan honeymoon pun menjadi lebih ringkas. Bahkan, Traveloka memberikan pilihan paket wisata yang juga bisa kita pilih.

Jadi, pak suami, kapan kita honeymoon yang kedua ke Jogja?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.