Rabu, 18 September 2019

Trend Jual Beli Tanah Sebagai Investasi


Investasi adalah salah satu hal menggiurkan bagi sebagian besar orang. Cara ini ampuh dilakukan bagi mereka yang menginginkan memiliki dana cadangan di masa depan. Kegiatan  investasi disebut juga sebagai nama lain dari penanaman modal. Beberapa jenis investasi yang familiar antara lain  mata uang asing, saham, deposito, perhiasan, barang-barang antik, hingga property seperti bangunan dan tanah. Berbicara mengenai property, harganya kian naik dari tahun ke tahun. Seperti halnya menanam investasi di bidang lain, investasi tanah juga memiliki  kelebihan dan kekurangan.Diantaranya:


Kelebihan Investasi Tanah

Harga jual tanah terus mengalami kenaikan dengan  persentasenya mencapai 20 persen hingga 25 persen tiap tahunnya. Hal ini berarti bisa mencapai dua kali lipat harga semula saat lima tahun yang akan datang. Maka jika anda ingin memiliki investasi berupa tanah, menjualnya dalam jangka panjang saat harganya telah naik signifikan. Waktu yang tepat adalah di atas lima tahun. Biaya pemeliharaan tanah juga tidak sebesar biaya pemeliharaan properti berupa bangunan, seperti rumah, kos, kontrakan atau lapak kios. Rumah jika dibiarkan kosong tanpa penghuni membuatnya cepat rusak dan perlu direnovasi. Sedangkan jika dikontrakkan dalam jangka lama belum tentu yang mengontrak bisa dipercaya untuk merawatnya.

Padatnya penduduk dari tahun ke tahun khususnya di kota besar dan Jabodetabek membuat persediaan tanah makin berkurang. Permintaan orang akan kebutuhan tanah makin tinggi sebagai lahan usaha atau hunian. Hal tersebut membuat harganya meningkat seiring tingginya penawaran dan kebutuhannya.

 

Kekurangan Investasi Tanah


Dalam membeli tanah berarti anda harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Berbeda jika hanya membeli logam mulia dengan ukuran satu hingga lima gram. Investasi tanah juga tidak bisa cair dalam bentuk uang tunai dalam waktu sekejap mata.  Tanah di daerah Jakarta Selatan misalnya. Sebagai salah satu wilayah yang sangat padat penduduk dan banyaknya gedung perkantoran serta fasilitas umum, membuat harga jual tanah di jakarta selatan  kian selangit. Lokasi yang strategis seperti terhubung dekat dengan tol, berbatasan dengan daerah yang ramai dan akses menuju bandara adalah nilai plus.

Mahalnya harga tanah di daerah ini juga disebabkan karena kawasan Jakarta Selatan banyak diincar pengembang yang memiliki bisnis jual beli property. Bukan rahasia lagi jika daerah ini dikelilingi fasilitas umum nan ramai seperti kantor, mall, kemudaharan akses transportasi dan kehidupan masyarakat maju. Semakin hari harga tanah per meternya semakin tinggi. Beberapa orang bahkan menjual asset lain yang dimilikinya agar bisa membeli tanah sebagai investasi. Sebab, mereka mengerti bahwa NJOP tanah terus naik dari tahun ke tahun. Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP merupakan harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar. Naiknya NJOP biasanya diiringi dengan kenaikan harga tanah .

Jika anda telah siap dengan modal besar untuk membeli tanah, jangan lupa cek surat dan kelengkapannya agar tidak salah membeli. Tanah sengketa dan tanah yang belum jelas kepemilikannya adalah suatu hal yang harus dihindari dalam membeli. Kunjungi situs  www.jualsewatanah.com untuk mencari informasi berbagai tanah yang dijual. Situs ini menyediakan informasi berbagai lokasi tanah yang dijual di segala penjuru di Indonesia. Situs ini merupakan media iklan yang juga menyediakan informasi lengkap mengenai tanah yang disewakan untuk tempat usaha terbuka. Tentunya tepat bagi anda yang menginginkan investasi tanah. Informasi yang diberikan meliputi foto, alamat, harga, keterangan tanah agar bisa dibaca-baca sebelum anda survey langsung untuk menentukan lokasi dan menawarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.