Sekitar semingguan lalu aku chat sama beberapa sobat aq jaman masih ngajar di NTT dulu. Sambil mengenang keseruan dan suka duka di NTT.

Sampai sebelum tidur aku mikir something, katanya aku grapyak, rame…kata banyak orang. Termasuk kata guru-guru pribumi sana dulu…aku paling seneng ikutan acara sambut baru , kalo musim undangan pasti dateng wkwkwk,seru pokoknya… seram luarnya aja, aslinya seruuu...relatif baik kok. Jangan takut ke ntt gaes. 

Tunggu-tunggu, eh aku ngga selalu ceriwis kali…ngga selalu tipe komunikator. No, no…

Hmmm..aku ambivert berat. Jadii ya tergantung sikon. Kalo mood aku ngga bagus , aku banyak diam. Dan kalo aku berada di lingkungan yang sangat menyakiti perasaanku, aku lebih memilih banyak diam….daripada tertekan sama perlakuan orang yang kalo bicara ngga ada sopan santun sama sekali, cemburuan, kekanakan, tukang sindir gajelas :D udah gitu yang dibela ma orang2 lain malah orang yang semacam itu, sedih kaaannnn aku. Dan kalo dalam situasi begini, aku berubah ke pasif mode on. jadi tergantung karakter individu yang aku hadapi.

Sedih banget lah, perasaan ortuku aja ga pernah ajarin aku seperti itu.Plis deh aku cuma manusia biasa, walau aku berkali2 pindah domisili dan suka psikologi tp jgn tuntut aq untuk being perfect yang harus berhasil 100% menghadapi orang yang usianya dewasa 18+ (usia, bukan sifat wkwkwk)

Baru-baru tu ada kejadian huhu, sedih ya, usia emang ga jaminan kedewasaan . Jadi kembali ke sifat individunya masing2...

kalo kata ustadzah mah, "mungkin bukan mbak yang salah. tapi mbak di tempat yang salah. jadi di situlah cobaan mbak untuk tegar. mbak, dulu rasul yg mulia aja banyak yg benci. apalagi kita yang ga ada seujung kuku nya rasul....dan ujian allah ke mbak itu, mbak sering pindah2. ada kalanya berada di tempat yang baik dan menyayangi mba, tapi ada kalanya mba diuji allah dgn sebaliknya."

ya allah,gimana bisa orang yang masih sehat walafiat tapi malas kerja, pasutri, pengangguran, bicaranya kasar, sifatnya amit2, tukang foya2, pokoknya ke kiri mulu, dibelain terus....

sedangkan yang demikian berbakti, yang selalu menjaga nama baik keluarga, disudutin terus hanya karena berbeda prinsip hidup dan ke kanan/lurus mulu. 

kesannya aura aku jadi serem kalo diam, kata sobat aku. Sekalinya marah apalagi  :-D

jadi kinget kemaren marahin orang itu di telp, ketakutan banget dia , kaga sopan bgt emang nauzubilahmindzalik...malu ih usia lebih tua dari aku tapi sifat????????

Yach habisnya, ada kalanya dengan diam aku bisa merasa tenang….

 

Alhamdulilah..Ya Allah…PPGP selama 9 bulan selesai sudah. HAZEEEK! Walau berujung dengan kekecewaan karena LK daring. Ngga ada salam perpisahan dengan rekan-rekan yang selama 9 bulan membersamai perjalanan ini.

 

sambutan pak dadang saat LK 9

Waktu LK 9 via Zoom, Pak Dadang fasilitator ngasih sambutan. Bu mae adalah orang yang pertama engeuh kalo pa dadang pakai batik kenang-kenangan dari kelompok 1. Waaahhh terharuuuu jadinya. Bu indri ampe berkaca-kaca denger pak dadang bilang…gini

 

“Suatu saat bapa ibu akan merindukan masa-masa berpacu dengan dateline tugas, saat harus membagi waktu, harus vicon, ingat murid-murid untuk melaksanakan tugasnya, wejangan atasan, lalu saat bertukar pikiran di lokakarya. “

 

 

Siapa sih yang tidak ingin menikmati keindahan alam sambil melepas penat? Tentunya, hal ini sangat penting untuk kita lakukan agar pikiran dan tubuh kita menjadi lebih fresh. Lantas, tempat wisata mana saja yang wajib untuk kita kunjungi? Apabila kamu akan bepergian ke Kota Depok, berikut ini terdapat 4 rekomendasi tempat wisata di depok yang wajib kamu kunjungi untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam.

 

1. Hutan Kota Depok

sumber foto idntimes.com


Di Depok, ada sebuah destinasi wisata hutan kota yang termasuk sebagai salah satu tempat wisata yang populer di depok. Soalnya, ada banyak warna kota depok yang memilih untuk menghabiskan akhir pekan di hutan kota ini. Nah, ketika kita berkunjung ke sini, maka kita bisa menikmati keindahan alam berupa pepohonan yang akan membuat suasana berlibur kita menjadi semakin sejuk. Apabila kita ingin mengetahui seperti apa keindahan hutan kota Depok, maka kita dapat langsung berkunjung ke sana karena tempat wisata yang satu ini dapat kita kunjungi kapan saja. Selain itu, hutan wisata kota Depok juga tidak dikenakan tarif masuk sehingga kita bisa dengan leluasa datang ke sini. Tempat wisata yang satu ini berada di Lingkar Utara, Kukusan, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

 

 Uhuyyy tumben apdetan blognya cepet! Abisnya tangan gatel pengin nulis nulis tapi ga banyak orang tau huahaha! Mood juga lagi enakan , ortu baru sampai gunsin jadi hepi. Aku bisa sambil ngopi, sambil ngemil yang banyak di kala weekend gini suit2.

Yayyyy..alahmdulillah suamiku pindah tugas lagi ke Serpong!

Lah bukannya di Serpong? Iya...saat aku mutasi dari cibinong ke gunungsindur pertengahan 2018 dia masih di Serpong. Di bagian analis pengujian sistem mutu (kalo ngga salah hehehe)

Lalu Maret 2019 dia dipindah ke cibinong, sempat di bagian inkubasi lalu di tahun yang sama ke bagian diklat tepatnya widyaiswara ahli muda. Suami masih S1, doi mager banget mau s2. Privilege memang , karena persyaratan jadi WI itu minimal S2. Duh suami malah jadi PP gunungsindur cibinong.