Kamis, 29 Oktober 2015

Jalan-jalan Edisi Pandeglang ~ Kenalan Sama Beach Club Tanjung Lesung


Hari saya di Bulan Agustus 2015 kemarin diawali dengan ikutan piknik ke Beach Club Tanjung Lesung. Pantai ini letaknya di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Untuk menuju kesana dari Bogor, kami melewati rute tol Jakarta-Tangerang- lewat Serang- deretan Pantai Anyer-lalu Pandeglang. Saat memasuki Kabupaten Pandeglang, jalannya mulai berliku. Cukup lama juga kami menempuh perjalanan naik bus, sekitar 8 jam. Berangkat pagi, sampai di sana jam 2 siang. Kami beristirahat dulu di homestay yang udah disewa oleh panitia.
homestay

keluar homestay, jalan dikit nyebrang jalan nemu pemandangan ini
Beach Club Pantai Tanjung Lesung
Barulah keesokan harinya, bus membawa rombongan menuju Beach Club Pantai Tanjung Lesung.

Jalanan menuju kawasan Pantai Tanjung Lesung, (sumber foto)

 Tiket masuk Beach Club per-orang Rp.25.000 (weekdays) dan Rp.40.000 (weekend) . Ciri khas pantai berpasir putih ini adalah adanya jembatan pajang di sana. Beach Club juga menawarkan berbagai pilihan wahana air. Mulai dari Slider Boat, Water Ski, BananaBoat, Snorkling , Jet Ski, Donut Boat dan lain-lain. Sayangnya, harganya relatif mahal dibandingin wahana air lain di obyek wisata pantai yang lainnya. Untuk snorkeling yang saya coba misalnya, tarifnya Rp.80.000 per-jam. Di Gili Trawangan maupun salah satu pulau di gugusan kepulauan seribu, tarifnya hanya Rp.25.000-Rp.30.000


tergolong lebih mahal
main air :D

panas dan siang, perpaduan komplit :D
Harga makanan di lokasi wisata Beach Club lebih mahal, misalnya semangkuk bakso porsi biasa dihargai Rp.30.000 :-D

Untuk kamar mandi juga kurang fasilitasnya, baik dari jumlah maupun kebersihan :-(
Nilai plus dari pantai ini adalah nuansa eksklusivitas pantainya. Pengunjung di saat weekend nggak overload (tapi ngga tau juga deh kalo musim liburan anak sekolah atau tahun baru). Pasir putihnya terlihat bersih dan air laut di tepian pantai lebih jernih.

Persiapan saya saat packing mau menuju kemari engga banyak. Soalnya nih, rombongan Cuma nginap semalam aja di homestay. Jadi, bawa perlengkapan seperlunya aja seperti
1.Pakaian ganti dan baju tidur.
2. Jaket. Ternyata bermanfaat. Aku kan ngga tahan dinginnya AC...eaaaa ndeso. Sedangkan pergi ke sana naik bus AC (untungnya ga begitu dingin) dan kamarnya pun ber-AC.
3. Kerudung dan perniknya seperti bros, peniti, jarum pentul harus ada buat jaga-jaga.
4. Alat mandi, tisu, gunting kuku.
5. Kosmetik standar kayak bedak tabur, body lotion, lipstik, lipbalm.
6. Mukena
7. Kacamata dan sunglasses
8. Kamera digital, powerbank,ponsel, charger.
9. Air minum dan camilan.
10. Sendal jepit buat main basah-basahan di pantai.
11. Minyak kayu putih donk ah.
12. Dompet

Nah...gimana biar tersusun rapi dalam tas ransel? Cara yang termudah adalah mengemas barang-barang sesuai dengan jenisnya. Misalnya, untuk powerbank digabung dalam satu kantong bersama charger dan kamera digital. Kosmetik dijadikan satu wadah. Alat mandi masuk dalam toiletries bag. Benda-benda kecil seperti aksesoris jilbab dijadikan dalam satu wadah kecil juga.

Berbagai perlengkapan travel ini bisa dibeli dengan mudah di www.blanja.com . Cukup klik di sini dan kita bisa melihat berbagai perlengkapan travel yang tersedia. Salah satunya adalah Roll n Go Cosmetic Bag, semacam toiletries bag yang berguna buat nyimpan kosmetik dasar. Jadi bedak, parfum, roll on deodorat, lipgloss, lipstik, tabir surya bisa muat ke dalam wadah ini. So, memudahkan kita kalau mau pake kosmetik karena kosmetiknya engga tersebar di dalam tas ransel.
Roll n Go Cosmetic Bag from Blanjadotcom

Harga perlengkapan travel di Blanjadotcom juga terjangkau guys. Untuk Roll n Go Cosmetic Bag misalnya, harganya Rp.39.000 . Dari website saya bisa ngecek jumlah barang yang tersisa dan ongkos kirimnya. Sip kan!

Barang bawaan saya muat ke dalam 1 ransel. Sedangkan benda yang penting kayak dompet dan ponsel masuk ke dalam tas tangan. Saat melewati jalan pulang balik ke Bogor, rombongan mampir bentar ke Pantai Anyer buat beli oleh-oleh.
Suasana Pantai Anyer hari Sabtu Sore, ramai
  Saya beli sate bandeng seharga Rp.35.000 untuk 1 tusuknya. Berdasarkan info yang saya dapat dari antaranews , sate ini dibuat dengan cara yang cukup unik. Kulit bandeng dipisah dari dagingnya. Dagingnya digiling, dicampur dengan bumbu yang udah dihaluskan setelah itu dimasukkan lagi dalam kulitnya. Kemudian dibakar di atas arang dan menghasilkan citarasa manis, gurih sekaligus pedas. Sayangnya, rasanya kurang enak dan agak amis....mungkin salah milih kios tempat belinya :-D

Nah...gimana sob. Tertarik berwisata ke Pantai Tanjung Lesung? :-)

4 komentar:

  1. daerah anyer emang mahal2 mbaa.. kapan dulu aku pernah di anyer cottage, busseett mahal2 meskipun rombongan, malah biasanya klo rombongan PT harganya naik kecuali pinter nawar

    BalasHapus
  2. Waduuh, itu sewanya kenapa harus per jam, yaa? Kurang cocok untuk dompet yg hobi diving dong ya, Mbak. Hihihi

    BalasHapus
  3. Ya ampun mbak jalan menuju kawasan pantai tanjung lesung bukan main indahnya, ruas kanan - kiri jalannya berjejer pohon - pohon rindang. nuansanya pas ya musim panas gini :) Sama mbak aku juga gak kuat Ac hehe ndesooo juga. Itu link antara newsnya kuk masih blanja.com ya mbak ina?

    BalasHapus

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.