Dapet resep yahud dari Tante Nuning , tanteku yang jago banget masak. Kali ini resep homemade Rolade Daging. Buat variasi lauk nih…dicemil-cemil pake saos juga enak hihi. Resepnya fleksibel bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kalo rolade ini pakai bahan campuran , daging ayam dan daging sapi. Idenya Tante Nuning emang kreatif. Ini nih step-by-stepnya:


sumber foto : blog Mba Winda http://gulanyagulali.blogspot.com/

Di kala weekend yang kebetulan ngga ada tambahan tugas dari tempat kerjaan, maka pada saat itulah gravitasi tempat tidur saya seolah meningkat besarannya dua kali lipat. .Tapi hari itu, Sabtu 28 November 2015 saya ngga seharian bermalas-malasan di kos, karena siangnya saya ada undangan launching New Varian Gelato dari GB Bistro & Dessert. Lokasinya di Senayan City Mall (Senci).


Mendengar kata Kabupaten Bogor, sebelum berdomisili di dalamnya saya mengira bahwa semua lini daerahnya rame dan maju. Rupanya, Kotamadya Bogor dan Kabupaten Bogor merupakan dua daerah dengan pemerintahan yang berbeda. Di kabupaten (yang memiliki 40 kecamatan) tempat saya berpijak saat ini, masih ada daerah-daerah perkampungan yang bisa dikatakan tertinggal dari segi pendidikan maupun perkembangan daerahnya.
 
TnT #2
 Salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MI) Miftahussholah 2 yang berlokasi di di Kampung Cibuyutan, Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Kampung ini terletak diantara lereng Gunung Lingga dan Gunung Sungging. Sekitar 3 tahun yang lalu, bangunan sekolahnya belum permanen seperti ini. Namun, bantuan dari berbagai elemen komunitas datang dan turut andil dalam membangun kondisi yang lebih layak.


Sabtu siang, 10 Oktober 2015 saya meluncur ke Dolar Shop Resto dalam rangka memenuhi undangan OpenRice Gathering. Panduan Restoran  dan kuliner juga bisa kita peroleh dengan mengunjungi websitenya. Engga sulit nyari alamat Dolar Shop Resto. Lokasinya di belakang Halte (TransJakarta) Olimo, dekat Apartemen Mediterania Jakarta.

Hari saya di Bulan Agustus 2015 kemarin diawali dengan ikutan piknik ke Beach Club Tanjung Lesung. Pantai ini letaknya di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Untuk menuju kesana dari Bogor, kami melewati rute tol Jakarta-Tangerang- lewat Serang- deretan Pantai Anyer-lalu Pandeglang. Saat memasuki Kabupaten Pandeglang, jalannya mulai berliku. Cukup lama juga kami menempuh perjalanan naik bus, sekitar 8 jam. Berangkat pagi, sampai di sana jam 2 siang. Kami beristirahat dulu di homestay yang udah disewa oleh panitia.
homestay


Trend nonton pilem emang terus berkembang dari waktu ke waktu. Beberapa tahun ini film percintaan ber-genre Korea lagi booming banget. Sesekali sih aku nonton kalo liat temen lagi duduk serius di depan laptopnya mantengin film Korea. Tapi, aku ngga sampai menggandrunginya. Aku malah lebih suka film action n film horor dibandingin film korea...terutama horor Thailand haha.

Sebagai perempuan berjiwa melankolis n plegmatis , aku ngga bisa menutupi ekspresi dan gampang menjiwai adegan film yang kutonton. Kalo adegannya kocak, aku ikut tertawa lepas. Sebaliknya nih kalo pas melow guslow...duh...mulai deh jariku menyusut air mata yang menitik dari sudut mata. Aku wajib sedia tisu, karena mau seseru apapun film itu aku hampir selalu ngerasa ada celah mengharukan yang ada di dalamnya. Hmm...dasar melankolis :p

Ini nih beberapa film yang sampe sekarang masih berkesan bagi aku...


foto bareng Chef Arnold. sumber: twitter @fiestaseafood
Pada tanggal 7 Juni 2015 saya menghadiri event Cooking Demo Fiesta Seafood di Depok Mall (D’ Mall). Sesuai dengan ketentuan di undangan, acara dimulai pukul 13.00 WIB. Event ini menghadirkan Chef Arnold sebagai bintang tamu. Nah...begitu saya datang tepat jam 13.00 rupanya tempat duduk udah penuh. Jadinya saya kebagian duduk di deretan belakang :-(

Untunglah sudut ekor mata saya menangkap sebuah kursi pojok yang masih kosong di deretan baris kedua. Sayapun langsung melipir ke sana hehehe....

Waroeng Mee, tempat kuliner enak di Jakarta


 Yang terlintas di pikiran saya saat pertama kali mendengar nama “Waroeng Mee” adalah semacam tempat nongkrong Jakarta yang menu makanannya didominasi oleh mie. Ternyata tebakan saya cukup meleset. Memang sih, banyak inovasi menu di sini yang terbuat dari bahan dasar indomie. Namun, menunya ngga hanya mie. Banyak sekali menu-menu selain mie mulai dari cemilan dan kue yang ringan-ringan hingga menu yang bikin kenyang.

( sumber foto )


Ada beberapa orang yang udah dari sononya dikaruniai tampang yang terlihat jauh lebih muda dibandingkan usianya.  Jenis kulit wajah setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang emang udah bawaan putih, halus, cerah jadi tanpa menggunakan bedakpun orang tersebut udah oke. *nangis di pojokan cari bedak*
Namun, tampil segar, bugar dan jauh dari kata penuaan dini emang dambaan hampir setiap orang. Apalagi bagi yang profesi sehari-harinya berhadapan dengan banyak orang.

Tanpa harus operasi plastik, ada beberapa cara yang bisa diupayakan untuk mencegah penuaan dini.


Waktu liburan bulan Ramadhan kemarin, saya lumayan lama berada di rumah. Sampai suatu hari saya memutuskan buat menghibur diri ke Kabupaten Pangandaran. Bukan dalam rangka cari wangsit, melainkan mau jalan-jalan menjernihkan pikiran. Abis gimana ya, ngejernihin pikiran ngga segampang ngejernihin baju yang kotor gitu lho...baju kan cukup pakai molto sekali bilas...eh malah promosi?!! Maap... :-p



 Kalau bisa memilih, setiap orang ingin rencana hidupnya semulus laju kendaraan di jalan tol. Berkendara nyaman di jalan yang halus sambil mendengarkan musik asyik. Kalaupun ada rintangan, paling-paling berupa kemacetan yang menguji kesabaran. Namun, kenyataannya hidup penuh teka-teki. Banyak kejadian yang kadang di luar dugaan.



“Kalo mau ke Plaza Barat Senayan mending turun di halte Gelora Bung Karno ato Bunderan Senayan ya?” tanya saya pada petugas di dalam Bus Trans Jakarta yang sedang melaju.
“Oh, mending di halte Bunderan Senayan aja Neng...”jawab si petugas kalem.
Si Alin mengiyakan. “Iya di sana aja Mba Ina...kan di twitter disebutin kalo lokasinya di Plaza Barat Senayan....”
Bus hampir melewati halte Gelora Bung Karno (GBK). Sambil bergelantungan, dari kejauhan saya melihat tenda-tenda pameran berwarna putih.
“Apa ngga turun di GBK aja Lin?” kedua alis saya bertaut.
“Mending di sini aja deh...” tawar Mba Femy.
“Tapi lokasinya di Plaza Senayan...udah kita turun di Senayan aja...” kata Alin lagi. Kami akhirnya sepakat. Sepakat mendulang kesalahan juga hehehe karena ternyataaaa....



 Hari masih lumayan pagi ketika saya menginjakkan kaki di pintu masuk Kebun Raya Bogor. Kali ini tujuan saya bukan untuk kencan sama rusa-rusa di sana, melainkan untuk ketemuan sama beberapa teman CPNS sesuai jadwal yang udah diatur. Kami sepakat ketemu di dekat danau, lalu berhaha-hihi ria dan dilanjutkan sesi permainan Thruth or Dare yang ujung-ujungnya cerita curcol. Sampe ngga terasa matahari mulai meninggi...



Di jaman yang serba modern seperti saat ini, kita dapat menjelajah dunia dengan mudah, murah dan cepat melalui sebuah gadget yang terkoneksi internet. Hal tersebut juga dapat dilakukan untuk belanja. Saat kita merasa malas pergi keluar dari rumah atau kantor untuk berbelanja karena cuaca yang tak menetu kadang hujan kadang panas, jalanan yang macet, biaya bahan bakar dan parkir yang mahal dapat mengantisipasinya dengan melakukan belanja online di rumah.


 
sumber gambar : manado.tribunnews.com
 Menabung merupakan kegiatan yang sangat familiar di telinga kita. Sedari kecil, sebagian dari kita sudah terbiasa menabung di celengan. Waktu kecil, saya paling semangat ngisi celengan…kalo udah penuh tinggal dibuka deh. Seneng ngitung recehan demi recehan untuk disetor ke bank.  Kebiasaan menabung dari kecil ini rupanya terbawa hingga kini, sehingga ngga kesulitan me-manage penghasilan. Ada kalanya saat kebutuhan hidup makin kompleks, menabung menjadi suatu hal yang sulit.  


Happy Day Resto


Saya sama sekali ngga nyangka akan menemukan suasana western yang homy sekaligus cozy di dalam Happy Day Resto. Dilihat sepintas dari depan, restoran yang didirikan pada 8 Oktober 1993 ini ngga lebar. Warna cat di bagian eksterior didominasi warna hijau muda. Tampak security berjaga di depan restoran. Saat kaki ini melangkah masuk......saya terpana. Don’t judge a restaurant by its cover, adalah pepatah yang tepat buat Happy Day Resto.


source
 Semasa kuliah dulu, bayangan orang yang sudah bekerja terlihat menggiurkan di benak saya. Nonton bioskop, pake duit sendiri. Mau shopping, tinggal cuuussss ke pasar atau mall. Mau makan enak? Bisa. Ngga hanya saya...ternyata banyak teman-teman saya yang juga mengidamkan bayangan kesenangan tersebut dibandingkan kehidupan mahasiswa yang harus prihatin di tanggal tua. Benarkah demikian?



Udah 2 taunan kenal Meykke lewat blog. Tapi belom pernah ketemu orangnya. Nah berhubung sekarang dia stay di Cibubur and aku di sekitaran Bogor, bolehlah aku main sekali-kalike kosnya.
Sore itu aku main ke kosnya dia di daerah Cibubur, Jakarta. Aku pilih naik angkot aja lewat Citeureup dan Gunung Putri. Perjalanannya engga terlalu lama, sekitar 60-90 menit laahh :D  Aku mampir di kosnya. Baru deh malamnya kami melipir ke Seiko Dak Galbi, tempat makan menu Korea halal yang ada di Mall Ciputra. Mall ini letaknya hanya selemparan gelas dari kos meykke. *yaakk teruusss.....pecahkan saja gelasnya! biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh!*
 Meykke ini ngefans banget sama drama Korea. Makan di restoran korea mungkin bikin dia serasa makan bareng artis korea ada di korea :D
Kami duduk di bangku yang didesain kayak ayunan. Romantis kan? :p


Dalam momen-momen tertentu, ada kalanya kita ngasih kado buat lelaki yang ada di hidup kita. Bisa ayah, adek atau kakak laki-laki, atau someone special. Terkadang, kita bingung mau kasih kado apa. Jangan yang neko-neko seperti jet, helikopter dan tiket jalan-jalan ke San Fransisco karena ujung-ujungnya ntar disitu kadang kamu merasa sediiih sambil bilang....sakitnya tuh di sini!! *nunjuk dompet*


 Adalah fakta jika saya hanya punya waktu libur 2 hari setiap pekan. *Ih, emang situ minta libur berapa hari Na?!*Saya sering mengabdikan diri di hari libur untuk bobok siang , nyuci baju dan nyeterika baju .  Namun, saya akan menomorsatukan agenda traveling jika ada kesempatan dalam kesempitan liburan itu. Apalagi banyak obyek wisata di sekitar Bandung dan Jakarta menggoda insan untuk melakukan one day trip. Salah satunya dalah obyek wisata Pulau Untung Jawa yang saya kunjungi bersama perwakilan rombongan PGRI belum lama ini.



Bagi kita yang udah bekerja di berbagai sektor, weekend adalah saat yang ditunggu-tunggu. Apalagi kalo pekerjaan yang dilakoni bersifat rutin sehingga berpotensi memicu kejenunan. Setelah bekerja Senin sampe Jumat (terkadang ada kegiatan tambahan di hari Sabtu) demi sesuap nasi dan berpiring-piring emas batangan, ngga ada salahnya kita menyeimbangkan hidup dengan bersenang-senang. Prinsip aku sih, aku juga perlu menikmati hasil yang kudapetin dari kerja.

Berikut ini beberapa hal yang aku lakukan di kala senggang:



 Coba kita inget-inget lagi 10,12,15 taun yang lalu , ponsel model apa yang kita miliki? Atau masih pake pager? Kalo saya sich belom punya, hihihi. Dulu masih pinjam ponsel senter milik bapak. Harga ponsel saat itu masih mihil, 900 ribu-1 jutaan untuk sebuat ponsel tanpa kamera di awal tahun 2002. Belum termasuk harga simcard 500 ribu rupiah. Sekarang, dengan nilai mata uang yang sama, seseorang bisa ngedapetin ponsel canggih. Beragam gadget dan ponsel pintar sekarang udah jadi kebutuhan hidup orang banyak.
 
siapa yang pernah ngantongin ponsel ini ??? ^^ ( sumber )
Mau dapat ponsel pintar yang fasilitasnya komplit dengan harga terjangkau? Bisa!

Salah satu ponsel pintar yang baru dirilis dan direkomendasikan adalah Lennovo A6000. Jika dilihat sepintas, ponsel ini hampir mirip dengan Xiaomi Redmi 2. Hanya saja, Lennovo A6000 mengusung layar selebar 5 inchi, sedikit lebih lebat dibandingkan Xiaomi Redmi2 yang memiliki layar 4.7 inchi. Jika Redmi2 memiliki baterei berkekuatan 2200 mAh, maka Lennovo A6000 memiliki baterei berkekuatan 2300 mAh. Dengan semikian, daya siaga dan talk time ponsel Lennovo A6000 lebih tahan lama yaitu 12 hari waktu siaga serta 13 jam bicara.
 
tampilan memukau Lennovo A6000. Tipis, lebar, ringan, stylish. ( sumber )



Hallooo kawan, kemarin waktu liburan imlek 1 hari pada ke mana nih?
Ada 2 perempuan single, sebut aja namanya Uni Vio dan Teh Yeni (nama sebenarnya) nginep di kosku. Senasib-sepenanggungan-seperjuangan ngerantau di tanah Bogor ini. 
Sambil ngemil setengah lusin donat J.Co yang dibawa Yeni, kami ngerencanain mau jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor (KRB).

Minggu-minggu awal nge-kost di sini aku masih ngandalin warung padang. Setelah itu jadi ketagihan masak sendiri. Masaknya juga yang simpel-simpel aja, kayak sop ayam, sayur,telur, nasi goreng. Barusan aku berselancar di Lamido Marketplace dan ngeliat beberapa peralatan masak yang oke untuk menambah perlengkapan masak di kost. 

Setelah beberapa minggu ngikut tinggal di rumah Om dan Tanteku (awas jangan sebut om-om atau tante-tante ya, entar konotasinya beda :D ) , sekarang aku pindah ke kos-kosan. Kos ini dekat dengan tempat kerjaku. Cuma 500 meter dan kosnya masuk gang. Ada ibu kos di lantai 1, jadi kamar kos di lantai 2 dan masuknya lewat tangga yang dibikin di luar rumah.

Harga sewa kamar kos 450 ribu per-bulan. Kos khusus cewek yang blom merit dan tamu laki-laki dilarang masuk kamar kecuali jika anggota keluarga! Standar sih harga segitu dengan fasilitas kamar mandi dalam, keset warna merah di depan kamar mandi, kasur, bantal, guling, meja kecil, kipas angin dan lemari laci plastik. Lantainya keramik. Lebar kamar total lebar 300 centi X panjang 360 cm, udah termasuk kamar mandi keramik berukuran lebar X panjang = 120 cm X 200 centimeter. Ini nih wujudnya sebelum ditata.....

Setelah 1,5 bulan pemberkasan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP), Surat Keputusan (SK) dan Surat Perintah Tugas turun juga pada 16 Januari 2015. Para CPNS wajib hadir pakai seragam korpri lengkap pas terima SK ^ ^