Sejak Corona Virus Disease (Covid 19) menjangkit Indonesia dan ada WNI ditemukan positif mulai 2 Maret 2020 lalu, banyak dampak yang ditimbulkan. Dari sector perekonomian, trasportasi, Pendidikan dan hamper semua lini terdampak dengan hadirnya virus mengesalkan ini. Murid SMA yang besok pagi harusnya ujian nasional, mendadak dibatalkan. Resepsi pernikahan dilarang digelar, harus syukuran kecil saja atau akad. Pemerintah menginstruksikan agar banyak pegawai bekerja dari rumah. Pekerja di pabrik daerah tertentu banyak yang kena PHK. Gojek motor sementara dilarang membawa penumpang. Keluar masuk Jakarta jadi ribet. Termasuk mudik ke Jawa. Sedihnya bukan main karena aku ngga bisa ke Cilacap pada liburan kenaikan kelas ini.


 
sumber blibli.com



Aku termasuk orang yang punya kebiasaan “belum makan kalo ngga sama nasi” . Kalo nasinya udah jadi bubur ya dimakan aja, toh sama-sama dari beras #eh. Ngomong-ngomong soal beras, bahan makanan pokok ini adalah numero uno di Indonesia. Dari bayi usia 6 bulan sampai lansia makan olahan beras yang teksturnya dan jenis makanannya disesuaikan. Selain dimasak biasa jadi nasi putih, beras juga bisa diolah jadi aneka variasi. Seperti nasi kuning, ketupat, bubur ayam, lontong, nasi langgi, nasi liwet, tumpeng, nasi uduk daaaann aneka kuliner nusantara lainnya. Pokoknya wajib deh namanya nyetok beras di rumah.