Kamis, 15 Agustus 2013

Tur Gratis dengan Surabaya Heritage Track (SHT)

Mejeng di bus Surabaya Heritage Track
Setelah tiga bulan berdomisili di Surabaya, saya mulai mencari wisata kota yang menarik untuk dikunjungi. Bukan mall tentunya. Berbekal searching di internet, pada Juni 2013 lalu saya dan seorang rekan memutuskan untuk ikutan tur gratis dengan Surabaya Heritage Track (SHT). SHT ini adalah suatu program tur keliling lokasi bersejarah di Kota Surabaya yang diadakan oleh Museum House of Sampoerna Surabaya. Ada rute yang berbeda setiap harinya dan tempat yang dikunjungi berbeda pula. Turnya singkat, hanya sekitar 60-90 menit saja.


Saya mengambil tur hari Minggu jam 09.00-10.30 WIB. Tur dimulai dari Museum House of Sampoerna Surabaya dengan menggunakan bus SHT berwarna merah yang berkapasitar 20-22 orang. Wah, tampilan busnya saja sudah menarik! Di dalamnya juga nyaman.  

Saya mendapatkan brosur Surabaya Heritage Track Map yang berisikan informasi rute yang akan ditempuh, karcis dan papan nama. Tur ini dipandu oleh guide yang menjelaskan sejarah lokasi-lokasi yang dilewati.  Seru kan! Nggak sekedar keliling jalan-jalan dan foto-foto aja, saya juga jadi tahu asal muasal dari lokasi bersejarah yang dilewati.  Ahahay! Berasa jadi turis domestik nih.

Bangunan pertama yang dilewati oleh rute yang saya ambil adalah Penjara Kalisosok yang terletak di Kota Lama Surabaya. Penjara ini dulunya dipakai saat jaman penjajahan Belanda dan sekarang napinya sudah dipindah ke Lembaga Permasyarakatan Porong-Jatim. Keliatan bangunannya tua dan sengaja enggak direhabilitasi untuk mempertahankan keasliannya. Nggak beda jauh dengan Penjara Kalisosok, bangunan-bangunan lain di kawasan Kota Lama Soerabaja yang dilintasi oleh bus SHT juga merupakan bangoenan djaman dahoeloe (alias jadoel), seperti Jembatan Merah, Polwiltabes Surabaya, Gedung Cerutu, Hotel Ibis, Gedung ex Bank Indonesia Gedung Bank Mandiri, Gedung Pertamina dan Gedung Soeara Asia.   
 
Nuansa sekitar Kota Lama Surabaya

Nuansa klasik Kota Lama Surabaya ini mengingatkan saya dengan kawasan Kota Tua di  Jakarta. Guide menceritakan sejarah singkat dari tiap bangunan yang dilewati oleh bus SHT.
Bangunan lama yang lain juga terdapat di kawasan Tunjungan City, Kantor Pos Kebonrojo, Tugu Pahlawan, Gedung PLN Gemblongan, Kantor Gubernur dan Hotel Majapahit.  Kalau arek (anak) dari Jurusan Sejarah, Sosiologi maupun Pendidikan Sejarah pasti tau nih kalau dulu semasa penjajahan Jepang, hotel Majapahit ini bernama Hotel Yamato. Hotel yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia saat insiden bendera.

Bus SHT berhenti di Balai Kota Surabaya atau Taman Surya. Pengunjung diberi waktu 20 menit untuk melihat pertunjukan Reog Ponorogo yang digelar di pelataran. Ini adalah kedua kalinya saya nonton Reog Ponorogo. Yang pertama nontonnya juga nggak di Ponorogo, tapi waktu ada acara ulang tahun kampus.  Nonton reog-nya udah, tapi ke Ponorogonya belum. Nah lho.  
Di Balai Kota ini juga terdapat ruangan Surabaya Tourism Information Centre yang cucok banget sobat sambangi kalau ingin bertanya-tanya lebih lanjut tentang wisata di Surabaya dan sekitarnya. Kepo tentang tempat wisata? Ah, nggak masalah! Hehe.




Atas: Gedung Cak Durasim . Bawah: Kegiatan seni di Pelataran Taman Budaya Jatim
Setelah melanjutkan tur, bus singgah sejenak di Gedung Cak Durasim alias Taman Budaya Jawa Timur. Sang guide menjelaskan bahwa gedung ini diberi nama Cak Durasim untuk mengenang pejuang bidang kesenian, terutama ludruk yang dulunya tuh dipakai sebagai alat propaganda untung menentang Jepang. Wah, keren ya. Sekarang, gedung ini kerap dipakai untuk pertunjukan seni. Ye...ye...ye...Hidup kesenian Jatim dan Indonesia! *bawa pom-pom*
Add caption
Hmmm kebetulan nih ada seniman yang mau tampil, saya pun minta foto bareng dengan mereka. Tjakep kan ^^

Usai singgah di Taman Budaya, bus melanjutkan perjalanan melewati Gedung ex Penjara Koblen, Gedung Nasional Indonesia, Gedung Hallo, Gereja Bubutan dan Gereja Kepanjen. Lokasi terakhir yaitu kembali ke Museum House of Sampoerna. Selesai deh! Untuk melewati lokasi bersejarah yang berbeda di Surabaya, pengunjung bisa mencoba di rute dan jadwal lainnya.

Tur ini menarik. Kesannya lebih ke wisata sejarah kota Surabaya. Bermanfaat bagi saya yang terbilang masih pendatang. Bagi yang sudah lama bermukim di Surabaya juga bisa mencoba, hitung-hitung kan jadi turis di kota sendiri. Hehehe. Dengan ikutan tur ini, saya jadi tau kalo di Surabaya itu nggak hanya mall-nya doang yang banyak, tapi juga bangunan-bangunan lamanya. Tur ini mengupas sebagian dari sisi klasik  kota Surabaya.
Sayangnya, bangunan yang disinggahi tadi hanya dua, yaitu Gedung Cak Durasim dan Balaikota. Sedangkan bangunan lainnya hanya sebatas dilintasi saja.
Wah, daritadi saya keasyikan cerita tentang tur SHT nya dan belum memberikan informasi cara ikutannya.

How To Get it?
Atas: Tampak Depan Museum House of Sampoerna. Bawah: Mejeng di depan mobil antik.
Gampang banget. Sobat tinggal pesan atau reservasi tiket sebelumnya. Kalau mau memesankan untuk kerabat, teman atau keluarga juga bisa, tetapi dibatasi maksimal 5 tiket. Untuk informasi jadwal dan rute bisa kunjungi Museum House of Sampoerna yang berlokasi di Jalan Taman Sampoerna No.6, Surabaya atau lewat telepon (031) 3539000. Untuk menuju ke sana bisa dengan kendaraan pribadi,. Lokasinya nggak jauh dari Jembatan Merah Plaza. Naik kendaraan umum juga bisa. Dari Terminal Joyoboyo naik lyn (angkot) M sampai Jembatan Merah Plaza, dilanjutkan naik ojek atau becak 5 menit.
Museum House of Sampoerna

Art Gallery di Museum House of Sampoerna
 Museum House of Sampoerna sendiri juga nggak kalah menarik untuk dikunjungi lho! Apalagi bagi sobat penyuka seni. Pengunjung nggak dipungut biaya untuk masuk. Terlihat dari namanya, jelas museum ini didirikan oleh pemilik pabrik rokok Sampoerna. Nggak ketinggalan, kami juga melihat-lihat isi museum. Ada mas-mas penjaga, mbak-mbak penjaga, tangga. Haha, udah ah serius.Tata ruangnya juga klasik tetapi tetap modern. Saya dan rekan saya melihat alat penggiling tembakau, aneka cengkeh, alat pencetak pelat kuno, miniatur warung rokok, kisah hidup pendiri Sampoerna, perkembangan bisnisnya, perangko jaman dahulu, hingga lukisan-lukisan di art gallery yang keren abis. House of Sampoerna juga dilengkapi dengan cafe dan tempat penjualan merchandise bagi pengunjung yang berminat membeli.
  Traveling gratis dengan Surabaya Heritage Track dan berkunjung ke Museum House of Sampoerna mengasyikkan dan recommended untuk dicoba.

46 komentar:

  1. asyik ya Ina bisa gratis :) oh ya maaf lahir batin ya

    BalasHapus
  2. sayangnya itu jauh banget dari jakarta T_T

    BalasHapus
    Balasan
    1. di jakarta kan ada kota tua. gapapa ksana aj, murah meriah

      Hapus
  3. Kayaknya aku baru pertama kali buka blog ini. Museumnya keren. :)

    Ini buat lomba ya artikelnya? Good luck. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kamu pernah kok ngomen di blogku sblmnya hehe

      Hapus
  4. Enak ya ada yang begituan disana. Di Medan juga pengen dong ada yang kaya gitu. Apalagi di Surabaya emang banyak bangunan tua yang menarik buat dikunjungin kan?
    Oya, selamat hari raya Idul Fitri ya..

    BalasHapus
  5. wuidih, asyik tur gratis..
    gue nyari nyari tur gratisan kayak gitu di pekanbaru gak ada #AkuCintaGratisan
    suntuk ya tiga bulan gak kemana2, jadi nyari di internet mau jalan2 kemana :)

    BalasHapus
  6. WALAH...saya sebentarlagi insyaallah pindah ke surabaya..bisa mampir2 ini...

    BalasHapus
  7. Waahh wisata sejarah.. kota tua, aku sukaa :) gratis pulak :D

    BalasHapus
  8. itu beneran gratis??mauuuu.......apalagi bisa nambah pengetahuan sejarah gitu, sayang ya di solo ga ada kaya gitu :(

    BalasHapus
  9. -Konfirmasi Lomba-
    Terima kasih sudah mendaftar dalam lomba #MTTP Backpacker Koprol. :)

    BalasHapus
  10. Asik beneerrrr ,,,,

    http://visitkarlina.blogspot.com/

    BalasHapus
  11. gue mikir turnya 1 sampe 2 jam an. Cukup ya singgah ke banyak tempat gitu. Rata2 semuanya tempat yg tradisinya masih kentel dan tempat2 jaman dulu. Keren :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu cuma sebagian ecil aja yoga. kalo tempat lain ada di rute dan jadwal tur yang berbeda

      Hapus
  12. asik tuh kak, selain bisa menikmati keindahannya (secara gratis. duh enak banget gratis) juga bisa belajar tentang sejarah. deuh, Banyuwangi kapan ya ada kaya gitu? :(

    BalasHapus
  13. wah, seru banget liburannya.. ngeliat reog aja aku belum pernah eh..

    mudahan menang ya lombanya hehehehe

    BalasHapus
  14. Heh aku dari kecil di surabaya, tapi belum pernah masuk HOS. Cuman lewat doang. Jan ngisin ngisini tenan!

    BalasHapus
  15. waaah seru banget tuh bisa tahu tentang bangunan2 bersejarah di surabaya, gratis pula hehe
    semoga menang ya lombanya :))

    BalasHapus
  16. Sumpah, Museumnya keren banget. Mau mejeng juga dong sama mobil antiknya^^
    Btw, artiket buat lomba? semoga menang ya, kakak :)

    BalasHapus
  17. Gratis? Itu tiket VIP untuk backpacker kaya saya mah. Hehehehe. Boleh dicoba ya kalau ntar ke Surabaya lagi.

    Makasih infonya.

    Semoga menang, Ina:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, jgn lupa dicoba. telepon aja museumnya seminggu sebelumnya utk reservasi tur.

      Hapus
  18. paling miris ngeliat artikel soal liburan dan jalan-jalan.. huhu (habis saya gak liburan sih) huhuhuhu :(
    if i were you i would be so happy wasting my time on something like that.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. traveling is not wasting my time. traveling itu 'melihat dunia' bagi saya. mengenal sesuatu yg baru. tapi smua hrs disesuaikan ma budjet. kalo tur yg sy ikuti ini gratis sih.

      Hapus
  19. wah kepengen ke museum sampoernanya, hiks belum pernah kesana

    BalasHapus
  20. keren, asik banget bisa jalan-jalan :-)

    BalasHapus
  21. Wow mudah2an kapan bisa ke Surabaya :)

    BalasHapus
  22. jalan2nya dpt, nambah ilmunya dpt, gratis pula :D

    BalasHapus
  23. gimana cata dapat gratisanya? hehehe.... para pencari gratisan ini ceritanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk informasi bisa kunjungi Museum House of Sampoerna yang berlokasi di Jalan Taman Sampoerna No.6, Surabaya atau lewat telepon (031) 3539000.

      Hapus

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.