Jumat, 07 November 2014

(Anggap Saja) Masjid Timur Tengah



foto atas: gerbang masuk. foto bawah: kalau gak pake kendaraan pribadi, jalannya sejauh ini dari gerbang

Setiap daerah memiliki masjid yang menjadi ikon. Masjid megah ini bernama masjid Dian Al Mahri atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas. Lokasi masjid ini di pinggir jalan raya Meruyung-Cinere, Kecamatan Limo, Depok. Selain tempat beribadah, masjid ini juga menarik minat banyak pengunjung karena memiliki kubah-kubah yang terbuat dari emas serta bangunannya yang luas dan megah. Menurut catatan sejarah, pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid istri dari H. Maimun Al rasyid. Masjid ini dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006. 


Menurut cerita Bude saya yang pernah sholat tarawih di masjid ini, setiap satu malam bacaan tarawihnya 1 juz yang dibagi dalam 10 kali shalat tarawih. Jadi 30 malam ada 30 juz. Wow...
Pertama kali saya ke sini adalah pertengahan tahun 2007. Untuk menuju ke sana, saya mengajak si Embak. Kalau mau wisata, jalan-jalan plus foto narsis, harus ngajak teman dong ya. Hehe.Tapi tujuan utamanya bukan untuk foto-foto, melainkan perjalanan wisata rohani. Yapz! Yang namanya ke masjid itu bikin jiwa terasa sejuukk dan tenang ^ ^. 

Perjalanan kemari cukup mudah dan bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Kami naik angkot D-10 menuju terminal Depok. Kemudian dari situ menyambung angkot D-03 tujuan Parung-Bogor, tapi jangan kebablasan ampe parung. Cukup berhenti di pertigaan Jalan Raya Meruyung-Cinere. Dari situ, nyambung baik angkot lain arah jalan raya meruyung-Cinere. Turunnya persis di depan gerbang masjid kubah emas. Taraaa...gampang kan. Bedanya, dulu ke sini pake kendaraan pribadi. Sekarang, karena pakai angkutan umum maka harus jalan cukup jauh dari gerbang menuju masjidnya. 
Masjid kubah emas masih terawat dengan baik. Kebun-kebun dan tanamannya masih bersih dan rapi. Tidak dipungut biaya untuk menikmati area masjid yang sangat luas ini. Ya...kecuali pengunjung mau makan siang di restorannya atau membeli camilan, tentu harus bayar.  Yang perlu diketahui, masjid ini tutup setiap hari Kamis karena digunakan untuk pengelolaannya. 
indahnya masjid ini, abaikan saya sbg 'model' fotonya :D
Sambil berjalan menyusuri masjid, kami melihat sekeliling. Interior masjid ini membuat saya terpukau. Perpaduan gaya arsitektur dan warna-warnanya menampilkan kesan elegan, damai dan tidak mengurangi estetika islaminya. Masjid ini memiliki sebuah kubah besar yang menyerupai taj mahal dan empat kubah kecil. Menurut informasi, luasnya seluruh areanya 8000 meter persegi. Pengunjung wajib menitipkan sepatu/sandal di ruang penitipan sepatu. Siang itu, tampak tukang kebun dan cleaning service beristirahat di area taman masjid. Melihat sekeliling, pantas saja masjid ini merupakan satu dari sekian masjid termegah di ASEAN. Wah...rasanya seperti berada di timur tengah saja. Apalagi cuaca yang masih panas turut mendukung. Tapi nggak lama kemudian mendung banget.....kami buru-buru beranjak dari sini. Tuh kan..betul...nggak lama kemudian hujan mengguyur Depok. Untung saja kami sudah berada di dalam angkot dan berbekal payung.
Kalau dilihat dari foto-fotonya, masjid ini sangat menarik bukan?

Ini bukan Mesir, bukan Islamabad, bukan juga Dubai. Berhubung belum bisa ke sana, jadi anggap saja saya sudah berada di masjid timur tengah (nya Indonesia).

8 komentar:

  1. kereen yaaa saya 2 kali udah kesana tapi waktu saya sd kls 6 sekarang saya sudah kuliah ..hahaha

    BalasHapus
  2. Di daerah yang saya tempati sekarang, Hadhramaut, masjidnya gak ada yang semegah itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh ya kak? saya pernah di foto, mesjid di sana bagus2 arsitekturnya :D

      Hapus
  3. Subhannallah..... pasti adem bersujud disana dan terasa dekat dengan ALLAH SWT. Saya bisa merasakan keindahan arstekturnya. Oh ya emang di timur tengah ada apa ya? apakah mesjid di sana begitu istimewa? bukanya sudah luluh lantah oleh serangan bom ya....

    Salam Kenal Kak Ina Rakhmawati

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga.
      saya juga blm liat secara langsung yg di timteng, cuma liat di foto2 dan video. indah sekali deh.

      yang hancur luluh lantak kan di palestina :D

      Hapus
  4. saya sudah sering kemegahan masjid ini, tapi sayangnya saya blm pernah kesini :(

    BalasHapus
  5. yang katanya masjid kubah emas itu yaaa?

    BalasHapus
  6. Tulisan yang sangat bermanfaat buat para musafir yang melewati perbasan tiga propinsi, mbak Ina...:)
    Smg menjadi amal catatan pahala di yaumul hisabNya, aamiin

    Jazakillah, sudah berpartisipasi di GA Perjalananku dan Masjid

    BalasHapus

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.