Selasa, 30 September 2014

Tindakan Sederhana untuk Menyelamatkan Bumi



polusi udara merajalela ( sumber )
Seiring berjalannya waktu, terdapat banyak perbaharuan di berbagai bidang yang sering berimbas pada kelestarian alam. Meningkatnya polusi udara hingga gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global yang juga meningkat.

Tingkat emisi global pada tahun 2012 telah mencapai 35,6 milyar ton. Data Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan bahwa tingkat emisi karbondioksida periode 2012-2013 telah mencapai kenaikan terbesar selama pencatatan global sejak 30 tahun yang lalu (data dikutip dari http://m.voaindonesia.com/a/pbb-konsentrasi-gas-rumah-kaca-pecahkan-rekor-tahun-lalu/2443457.html ). Karena sebagian besar emisi karbondioksida diserap oleh lautan, hal ini tentunya bisa menimbulkan dampak terjadinya pengasaman laut. 


Sepanjang tahun 2014, kenaikan emisi global diprediksikan oleh Global Carbon Budget akan meningkat sebesar 2,5 persen dari periode sebelumnya, atau 65% lebih tinggi dibandingkan emisi tahun 1990 (dikutip dari
Ini artinya...bumi makin panas! Nah, sudah saatnya kita turut bergerak melestarikan lingkungan hidup, yang berarti energi. Sebab energi yang berasal dari lingkungan memberi manfaat besar. Energi tidak dapat dimusnahkan tetapi jumlahnya terbatas.

Konsep "Go Green" dan jargon "satu orang satu pohon" bukanlah hal yang baru lagi. Jargon tersebut mengingatkan kita bahwa kelestarian bumi sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Alam yang kaya menyediakan bahan-bahan dasar yang diolah untuk memenuhi kebutuhan manusia. Satu pohon yang ditanam setiap orang mampu memberikan kehidupan yang lebih baik.
one man one tree ( sumber )
Menanam pohon adalah cara yang efektif untuk mengurangi polusi serta memerangi pemanasan global. Berhubung pekarangan rumah saya sempit dan tidak memungkinkan ditanami bibit-bibit pohon yang nantinya tergolong besar, maka solusinya adalah mengganti dengan tanaman hijau yang ditanam dan dirawat di pot. Selain bermanfaat bagi kelestarian lingkungan, tentunya pandangan mata ke halaman rumah menjadi lebih segar dengan menatap tanaman hijau :D
tanaman di pekarangan rumah nih :)
Menjaga keseimbangan energi dan kelestarian bumi bisa dimulai dari hal-hal kecil.
Ada prinsip yang sederhana yang bisa dilakukan, yaitu 3R. Bukan, bukan foto ukuran 3R :p Melainkan Reduce, Reuse, dan Recycle.
mari laksanakan 3R ^_^ ( sumber http://www.auick.org yang dikutip dari sini )
  1. Reduce, kurangi penggunaan bahan-bahan yang menambah pencemaran, misalnya:
-Plastik! Sekarang udah banyak supermarket atau pabrik yang memakai kemasan plastik ramah lingkungan. Untuk meminimalisir penggunaan plastik, caranya mudah. Bawa tas belanjaan sendiri dari rumah. Ini dia yang saya lakukan kalau mau ke pasar atau supermarket. Kalau barang yang dibeli ringan dan simpel, saya memilih untuk mengantonginya saja :D

Selain itu, kita juga bisa memakai botol minuman sendiri yang dicuci setelah digunakan, lalu dipakai kembali.  Selain bermanfaat untuk kelestarian lingkungan, cara ini terbukti lebih sehat bagi tubuh. Menurut Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, DR.Roy Sparringa PhD, botol kemasan plastik air mineral sebaiknya hanya dipakai sekali minum saja. Sebab, kemasan botol plastik mengandung ribuan mikroba yang berbahaya (dikutip dari http://health.liputan6.com/read/703457/botol-plastik-minuman-jangan-dipakai-berkali-kali-bahaya) Inilah sebabnya kenapa saya terbiasa memakai botol minum sendiri, praktis, aman dan ramah lingkungan.

-Listrik. Saya biasa memakai lampu redup saat tidur malam. Lampu yang digunakan saat malam hari di rumah juga lampu neon yang ramah lingkungan. Dengan menggunakan listrik seperlunya, berarti kita turut menghemat penggunaan energi. Keliatannya sepele. Tapi coba yuk dihitung-hitung, hemat listrik 2 jam sehari dengan mematikan lampu di siang hari, lalu dikalikan 30 hari dalam sebulan. Berapa banyak biaya yang bisa dihemat? :) Lumayan tuh buat beli kosmetik #eh.

--Kendaraan bermotor, apalagi kalo cuma ke warung yang jaraknya 5 menit dari rumah mending jalan kaki. Selain olahraga ringan juga mengurangi polusi. Sekarang sudah banyak komunitas yang mempopulerkan car free day, jalan sehat, sepeda santai, dan lain-lain. Itu keren!
bahan-bahan ini tidak ramah lingkungan (sumber http://goo.gl/JF7rWE )

2.Reuse, atau menggunakan kembali bahan yang masih layak dipakai. Misalnya, membuat wadah bolpoin atau celengan dari kaleng bekas. Cukup diberi tempelan kertas kado biar cantik. Saya juga suka membuat notes kecil dari kertas-kertas bekas yang dipotong, lalu dirapikan dan dijepit.
ide yang sangat kratif, bukan? :) ( sumber )
3. Recycle, atau mendaur ulang. Sampah organik setengah basah tidak akan hangus seluruhnya saat dibakar, justru akan menghasilkan partikel padat yang berhamburan di udara. Partikel padat ini mengandung gas hidrokarbon yang sulit sekali direduksi oleh alam sehingga menyebabkan lapisan ozon makin menipis.
Berhubung kurang piawai dalam urusan daur-mendaur-ulang sampah organik dan non-organik, saya memilih untuk membuang sampah dengan memilahnya. Atau memberikan bekas barang-barang nggak terpakai dan tumpukan koran-koran edisi jadul pada pemulung yang beruntung :D
Save Earth ! ( sumber )
Jadi, tunggu apalagi? Yuk jaga keseimbangan lingkungan hidup, hemat energi dan selamatkan bumi tercinta ini. Kalau bukan kita, terus siapa lagi? (n_n) Satu tindakan sederhana sangat berarti dan bermanfaat bagi kelestarian bumi kita. Save Earth by Your Heart!
(687 kata, tidak termasuk judul)

Tulisan ini diikutsertakan dalam event #30DaysSaveEarth : "Save Earth by Your Heart"
 
update 21 Oktober 2014
juara 3 kategori artikel
pengumuman pemenang ada di: http://www.unidzalika.com/2014/10/pengumuman-pemenang-30dayssaveearth.html 




21 komentar:

  1. Sampai sekarang baru di tahap reduce dan reuse. Belom sampe recycle. Tapi di runah dah banyak ditanem pohon (sama papa). Hahahaha.

    BalasHapus
  2. di siak juga mulai mendung,kapan hari udah muai baka2 hutan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. :( padahal kelestarian hutan patutnya dijaga

      Hapus
  3. Mungkin krn kurang hijau, kian hari kian gerah panas ya cuaca di sekitar kita. Huff

    BalasHapus
  4. Baru di tahap reduce; matiin lampu pas tidur, soalnya kalo terang susah tidur, hehe.
    Kalo poin recycle harus punya skill sih, biar hasilnya bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lebih nyaman dimatikan lampunya.
      bagi yg nggak bs tidur klo lampu mati, bisa disiasati dgn lampu redup

      Hapus
  5. Nah, ini bener banget, untuk menjadikan bumi tetap dingin dan sehat, kita juga harus merawatnya.

    BalasHapus
  6. Setuju! Satu orang, satu pohon. Jika penduduk Indonesia berjumlah 250 juta, maka akan ada pohon baru sebanyak itu yang, tentu saja, sangat menyejukkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pastinya kak, makin rindang dan adem

      Hapus
  7. kalau reduce sih aku selalu kalau reuse sih gak bisa gak bisa buat prakarya haha tangan" kurang ahli artikelnya bagus nih membangun mental masyarakat cinta lingkungan semoga menang ya kontesnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari cintai lingkungan :D
      iya trims mudah2an beruntung menang :D

      Hapus
  8. Support go green yoooo\m/ sekarang juga udah banyak komunitas yg ngagendain nanam pohon tiap bulan nya. Ada juga yg ngadopsi pohon. Pokoknya supaya bumi kita jadi sehat lagi dan itu kereeen:3

    Aku sih suka gardening di halaman rumah. Ga besar sih tapi ada beberapa tanaman gituuu hehe. Recycle belum terlalu hehe.

    BalasHapus
  9. aku kemarin juga sempat ngepost tentang hal yang berhubungan sama save earth, boleh di cek kak di blog aku *kok malah promosi* hahaha
    intinya sih semuanya harus didasari dari kesadaran diri masing-masing dan keprihatinan terhadap alam kan, Insyallah kalau dasarnya udah ada besok-besok pasti bisa nolongin bumi sedikit demi sedikit hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. owh kamu ikutan juga kontesnya? :D
      oke nanti aku mampir .
      keep save earth! :))

      Hapus
  10. Dan mari kita dorong pemerintah daerah masing-masing membangun ruang terbuka hijau atau taman kota agar setidaknya mengurangi pemanasan global.

    BalasHapus
  11. Semoga semakin banyak orang yang aware dengan kelestarian bumi dan melakukan berbagai macam tindakan (walaupun sederhana) untuk menyelamatkan bumi yang kita cintai ini.

    BalasHapus

hay. feel free to say anything, except SPAM :-D . i don't want to miss any comment and i will approve your comment here.

If anyone feel that I have"something wrong" in this article, please let me know immediately and i will repair it.